決してあきらめる
Kesshite Akirameru

Thursday, February 10, 2011

MISTERI KEMATIAN SANG REPORTER (PART 1)

“Hari ini sungguh melelahkan..”gumamku dalam hati. Maklum saja pekerjaan sebagai seorang detektif memang tak semudah yang kubayangkan dulu. Apalagi hari ini. Kasus yang kuhadapi sangat rumit. Sambil menyetir mobil BMW warna biruku aku melaju di sebuah jalan yang sudah sepi. ”Ini sudah pukul 00.00, hanya orang aneh saja yang mau melewati jalan ini kalau tidak terpaksa… seperti aku…”kataku lagi. Jalan ini memang dikenal cukup mengerikan bagi sebagian orang. Sering terjadi tabrak lari disini. Jadi tak heran bila banyak orang sudah sering melihat sesuatu yang mengerikan di sini.
Saat aku sedang mendengarkan lagu dari kaset yang aku putar dari CDku ini, aku melihat sesosok wanita yang agak samar-samar. Namun, semakin lama semakin jelas. Awalnya aku menganggap mungkin itu hanya kerjaan “seseorang” yang iseng saja. Setelah kuamati ternyata tidak. Dia bukan seperti bayanganku. Dia memang nyata.
Kuberanikan diri untuk membuka kaca mobilku dan bertanya “Mengapa seorang wanita sepertimu mau berjalan di sini?? Sendirian pula… apa kau perlu tumpangan”kataku dengan mantap. “Ah terimakasih…” katanya sembari masuk ke mobilku. Lalu kuulangi lagi pertanyaanku “Mengapa kau disini malam-malam?” tanyaku penasaran.
“Ini satu-satunya jalan menuju ke rumahku..” jawabnya sambil tersenyum padaku. “Oh, begitu rupanya..”
Setelah kurang lebih 15 menit kami sampai di sebuah rumah yang lebih layak di sebut sebuah isatana. “Apa kau tinggal sendiri?” tanyaku. “Ya.. aku tinggal sendiri… terimakasih atas tumpanganmu… kapan-kapan mampirlah kesini…” katanya dengan lembut. “Ok.. sama-sama, selamat malam…”kataku sambil langsung mengegas mobilku.
Dalam perjalanan sosok wanita itu tak bisa ilang dari pikiranku. Aku tidak bisa melihatnya dengan jelas karena gelap. Bodohnya lagi aku tidak sempat menanyakan namanya. Jarak rumahya dan rumahku kurasa tak begitu jauh. Hanya perlu 10 menit untuk sampai kerumahku.
Sampai di rumah segera aku berganti pakaian dan membaringkan tubuhku di atas tempat tidur. Tiba-tiba aku mendengar sebuah suara yang berkata “Tolonglah aku…..” suara itu membangunan aku dari tidurku. “Ah…Cuma mimpi..” kataku. Hari ini hari Sabtu, mungkin aku bisa pergi ke rumah wanita itu.

1 comment: